Yaqut Cholil Berjanji Agama Tidak Digunakan Jadi Alat Politik

Yaqut Cholil Berjanji Agama Tidak Digunakan Jadi Alat Politik

Yaqut Cholil Berjanji Agama Tidak Digunakan Jadi Alat Politik

Yaqut Cholil Berjanji Agama Tidak Digunakan Jadi Alat Politik – Agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan dan peribadatan Kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatana kehidupan. Banyak agama memiliki mitologi, simbol, dan sejarah suci yang dimaksudkan untuk menjelaskan makna hidup yang menjelaskan asal-usul kehidupan atau alam semesta. Dari keyakinan mereka tentang kosmos dan sifat manusia, orang memperoleh moralitas, etika, hukum agama atau gaya hidup yang di sukai. Menurut beberapa perkiraan, ada sekitar 4.200 agama di dunia.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo menunjuk Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama. Dalam pidato pertamanya sebelum di lantik menjadi menteri, Cholil mengatakan setelah resmi menjadi Menteri Agama pertama kali, yang akan dia lakukan ialah menjadikan agama inspirasi bukan aspirasi. Agama tidak lagi di gunakan sebagai alat politik.

“Baik menentang pemerintah maupun merebut kekuasaan. Atau tujuan-tujuan yang lain. Agama bisa menjadi inspirasi dan biarkan agama membawa nilai kedamaian dan kebaikan dalam deposit poker pulsa xl berbangsa dan bernegara,” katanya di Istana Negara.

1. Janji-janji yang akan dijalankan

Yaqut Cholil Janji Agama Tidak Boleh Digunakan Jadi Alat Politik

Tugas yang akan dilakukan Cholil ialah meningkatkan ukhuwah islamiyah. “Kenapa ukhuwa islamiyah? Karena mayoritas penduduk negara ini islam. Negara akan damai jika sesama muslim sesama umat islam memiliki persatuan antara mereka,” ujarnya.

Lalu, meningkatkan ukhwah wathaniyah atau persaudaraan sesama warga dan bangsa.

“Penting ukhuwah wayhaniyah kita bangkitkan kembali agar tidak satu kelompok, atau agama mengklaim memiliki negara ini, semua berhak memiliki negara ini,” ujar Cholil.

Dia juga akan meningkatkan ukhuwah basyariah untuk mempersatukan bangsa, dan terakhir memajukan pendidikan agama.

2. Bertekad mewakafkan diri untuk bangsa dan negara

Yaqut Cholil Janji Agama Tidak Boleh Digunakan Jadi Alat Politik

Cholil mengaku kaget saat Presiden Jokowi memintanya menjabat sebagai Menteri Agama di Kabinet Indonesia Maju.

“Karena dalam mimpi yang paling liar saya tidak pernah membayangkan jadi Menteri Agama,” ujarnya.

Namun, dia berjanji apapun tugas dan amanah yang sudah diberikan, dia bertekad akan mewakafkan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara.

“Kebetulan sekarang mendapat kesempatan melalui Kementerian Agama, saya akan melakukan apa yg paling baik untuk bangsa dan negara ini,” ujar Cholil.

3. Cholil meminta doa restu masyarakat

Yaqut Cholil Janji Agama Tidak Boleh Digunakan Jadi Alat Politik

Terakhir, Cholil meminta doa restu kepada masyarakat Indonesia agar dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Perlu diketahui, Yaqut Cholil akan dilantik menjadi Menteri Agama di Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo, Rabu (23/12/2020) pagi bersama lima menteri baru lainnya.

Lima menteri lainnya adalah:

1. Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial
2. Sandiaga Uno sebagai Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
3. Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan
4. Wahyu Sakti Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan
5. M. Lutfhi sebagai Menteri Perdagangan

Comments are closed.