Harga Daging Ayam di Kawasan Tapalkuda Jatim Merangkak Naik

Harga Daging Ayam di Kawasan Tapalkuda Jatim Merangkak Naik

Harga Daging Ayam di Kawasan Tapalkuda Jatim Merangkak Naik

Jual Sajira Farm Daging Ayam Potong Karkas Broiler Frozen [1000 g] Online  April 2021 | Blibli

Di lansir dari batesmiller.com, harga sejumlah kebutuhan pokok di kawasan timur Jawa Timur atau lebih di kenal dengan Tapalkuda mengalami peningkatan memasuki awal bulan suci Ramadan. Kenaikan harga secara signifikan terjadi pada komoditas daging ayam dan telur. Hal ini di prediksi terjadi karena meningkatnya konsumsi untuk kegiatan syukuran di awal bulan puasa.

1. Daya beli masyarakat Jember meningkat

Di kutip dari IDN Poker APK, harga daging ayam di Jenggawah, Kabupaten Jember mengalami peningkatan sejak awal bulan Ramadan. Padahal sejumlah pedagang mengaku tak menemui kendala dalam hal stok.

“Kalau harga daging ayam Senin kemarin, (12/4/2021) sudah Rp39 ribu per kilogram, sekarang sampai Rp40 ribu. Kalau stok sih aman sebenarnya,” ujar Siti Zulaiha, salah satu pedagang di pasar Jenggawah, Rabu (14/4/2021).

Sementara itu, harga telur ayam juga mengalami peningkatan dari Rp20 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram. “Pembelian memang meningkat di awal Ramadan ini, banyak yang buat selamatan menyambut Ramadan dan masak masak buka puasa,” katanya.

2. Harga masih di ambang wajar

Tak hanya di Jember, harga daging ayam di Kabupaten Lumajang juga mengalami peningkatan, dengan harga tertinggi mencapai Rp38 ribu.

“Menjelang puasa dan lebaran memang ada kenaikan beberapa komoditas terutama sembako, puasa tahun ini kenaikan telur dan daging ayam, untuk ayam normalnya kisaran Rp 34-35 ribu, kemarin dan hari ini terendah Rp 35 ribu dan tertinggi Rp 38 ribu,” ujar Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Lumajang Aziz Fachrurrozi, melalui rilis tertulis, Rabu (14/4/2021).

Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok tersebut masih berada di ambang kewajaran. Saat ini, pihaknya terus melakukan pemantauan harga, dan bila ada kenaikan di atas ambang kewajaran maka akan melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga bahan pokok.

“Kenaikan masih di ambang kewajaran, kalau sudah di atas ambang kewajaran kita akan adakan operasi pasar. Saat ini kita hanya memantau saja,” jelasnya.

Aziz mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dan melakukan penimbunan bahan pokok, karena pihaknya akan memastikan stok bahan pokok di Lumajang aman sampai lebaran nanti.

“Belanjalah untuk kebutuhan secukupnya saja, tidak perlu menimbun, karena kebutuhan stok bahan pokok di Lumajang cukup sampai lebaran, tidak perlu menimbun, agar harga bahan pokok di Lumajang tetap stabil,” harapnya.

Comments are closed.