Ancaman Serangan Siber yang Diprediksi

Ancaman Serangan Siber yang Diprediksi

5 Ancaman Serangan Siber yang Diprediksi Semakin Marak di 2021 (211841)

Ancaman Serangan Siber yang Diprediksi Semakin Marak di 2021 Ancaman serangan siber memang sulit dihindarkan dalam kondisi saat ini, di mana jumlah penetrasi internet melonjak tinggi dan tingkat keamanan perangkat belum menjadi prioritas. Apalagi pemahaman soal keamanan siber masyarakat Indonesia dinilai masih rendah.

Chairman and Co-Founder Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja, mengakui edukasi soal keamanan siber di Indonesia masih tergolong baru dan belum merata. Ia menjelaskan, fokus Indonesia soal keamanan siber saja baru terbangun pada 2013, saat BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dibentuk.
“Bayangkan 64 persen penduduk Indonesia sudah menggunakan internet untuk berbagai tujuan. Tetap saja soal keamanan siber Indonesia yang paling jelek dan paling buruk. Kita baru sadar bahwa terlambat untuk mempelajari hal ini, yang seharusnya sudah sejak lama dan harus menjad isu nasional,” jelasnya dalam webinar “Understandng Mobile Threat Landscape, Recent Trend and 2021 Outlook” pada Jumat (23/10).
Menurutnya, kesadaran akan pentingnya keamanan data ini sangat dbutuhkan bagi perusahaan dalam mengelola aplikasi, perangkat, dan aset. Apalagi edukasi dan kesadaran masyarkat soal keamanan siber masih lemah, maka akan menjad ancaman berbahaya ke depannya.Dalam webinar yang dselenggarakan oleh Telkomsel myBusiness, Ardi memberikan gambaran terkait ancaman yang mungkin terjad dan dapat menyerang data pribad maupun perusahaan yang akan marak pada tahun depan. Berikut detailnya.

1. Serangan malware seluler

https://batesmiller.com/

Perangkat seluler atau smartphone semakin menjad target serangan siber teratas. Sudah menjad sebuah tren yang terus meningkat, terlebih terdapat kelemahan pada software keamanan perangkat dan dtambah perilaku pengguna.
Ardi mengingatkan untuk pengguna smartphone harus lebih berhati-hati lagi dalam menginstal aplikasi dan menggunakannya dengan tujuan baik. Ia pun menyarankan untuk menggunakan aplikasi antivirus tambahan untuk langkah pencegahan.
“Kalau mau instal aplikasi, ya, harus d (Google) Play Store atau (Apple) App Store. Usahakan jangan instal atau download d luar itu. Kemudan, hapus juga aplikasi-aplikasi yang tidak perlu atau tidak sering dgunakan. Terkadang itu memperlambat perangkat dan juga bisa menjad ancaman,” jelasnya.

2. Phishing masih tetap berbahaya

IDN POKER APK

Ancaman Serangan Siber yang Diprediksi,Serangan phishing adalah upaya penipuan untuk mendapatkan informasi atau data pribad yang penting, seperti nama lengkap, password, dan informasi kartu kredt/debit, dan lainnya.

Salah satu metode phishing yang harus dwaspadai adalah pengiriman email. Pelaku mengirimkan email yang mengatasnamakan pihak tertentu dan memancing korban untuk klik link yang tercantum ddalam email.
Link tersebut bisa berupa tautan yang mengarahkan korban untuk masuk ke website buat
jadi saran mimin Kita harus tetap waspada dan jngan sembarangan membuka URL
Comments are closed.